Arsip - Halaman 2
-
PENGARUH DISCHARGE PLANNING TERHADAP KEPUASAN PASIEN TENTANG PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANGAN INTERNA RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR
Vol 3 No 07 (2022)Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh discharge planning terhadap kepuasan pasien tentang pelayanan keperawatan di ruangan interna RSUD Labuang Baji Makassar. Desain penelitian yang digunakan adalah Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 12 April – 11 Juni 2021. Hasil penelitian ini diperoleh dengan menggunakan lembar kuisoner, dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik Porvosive sampling. Setelah melakukan penelitian, data kemudian diolah dengan menggunakan komputer program SPSS. Dari hasil uji statistic Chi-Square Tests diperoleh nilai Asymptotic Significance (2-sided) 0.011 < 0.05 dan t hitung> t tabel (6.400 > 44.99) berarti Hoditolak dan Ha diterima. Dengan demikian ada pengaruh Discharge Planning terhadap kepuasan pasien tentang pelayanan keperawatan di Ruangan Interna RSUD LabuangBaji Makassar. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh Discharge Planning terhadap kepuasan pasien tentang pelayanan keperawatan di Ruangan Interna RSUD Labuang Baji Makassar, untuk meningkatkan kepuasan pasien sebaiknya mengoptimalkan mutu layanan discharge planning tentang pelayanan keperawatan
-
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG BEDAH RSUD H.PADJONGA DAENG NGALLE KABUPATEN TAKALAR
Vol 1 No 06 (2020)Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karateristik individu dengan kepuasan kerja perawat di ruang bedah RSUD H.Padjonga dg Ngalle Kabupaten Takalar. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 pasien dan Sampel dalam penelitian ini adalah 20 pasien dengan tehnik pengambilan sampel total sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa karateristik perawat yang kurang dengan kepuasan pasien yang kurang sebanyak 9 (45%), karateristik perawat yang kurang dengan kepuasan pasien yang baik sebanyak 0 (0%), dan karateristik perawat yang baik dengan kepuasan pasien yang kurang sebanyak 3 (15%),karateristik perawat yang baik dengan kepuasan pasien yang baik sebanyak 8 (40%). Jadi total dari semua karateristik perawat yang kurang sebanyak 9 (45%), yang baik sebanyak 11 (55%) dan kepuasan pasien yang kurang sebanyak 12 (60%), yang baik sebanyak 11 (55%). Karena nilai.Sig. 0,001< 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, artinya ada Hubungan karateristik perawat dengan kepuasan pasien di ruang bedah RSUD H.Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar. Oleh karena itu, perlunya perawat dalam meningkatkan kinerja perawat sehingga lebih baik dalam menentukan kualitas peyananan kepada pasien