Arsip - Halaman 2
-
HUBUNGAN ALAT KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN DI PUSKESMAS GENTUNGAN KEC. BAJENG BARAT KAB. GOWA
Vol 1 No 02 (2020)Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan alat kontrasepsi hormonal dengan peningkatan berat badan di Puskesmas Gentungan Kec. Bajeng Barat Kab. Gowa. Desain penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan “Cross-Sectional Study” dengan pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 53 responden dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling. Pengolahan data menggunkn uji statistik Chi-Square. Berdasarkan hasil analisa diperoleh hasil sebanyak 43 responden (81,1%) yang menggunakan kontrasepsi hormonal dan mengalami peningkatan berat badan, 10 responden (18,9%) yang menggunakan kontrasepsi hormonal dan tidak mengalami peningkatan berat badan. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-square di peroleh X² hitung = 20,055 > dari X² table = 3,84 H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada hubungan alat kontrasepsi hormonal dengan peningkatan berat badan di Puskesmas Gentungan Kec. Bajeng Barat Kab. Gowa. Disarankan bagi tenaga kesehatan yang bersangkutan perlu kiranya dilakukan penyuluhan sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian untuk memberikan informasi kepada ibu-ibu tentang bagaimana memilih alat kontrasepsi yang baik
-
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA
Vol 1 No 1 (2022)Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan antara pengetahuan Ibu yang tentang personal hygiene dengan kejadian Diare pada Balita di RS Bhayangkara Makassar. Desain pada penelitian ini adalah Analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan menggunakan lembar kuesioner sebanyak 46 resonden . pengambilan sampel dengan cara aksidental sampling selanjutnya di selesaikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi disertai dengan penjelasan.Hasil analisis hubungan pengetahuan ibu tentang personal hygiene dengan kejadian diare pada balita di RS Bhayangkara Makassar adalah dari 46 responden yang diteliti, terdapat 16(34,8%) responden yang tingkat pengetahuan baik, dan terdapat 30 (65,2%) responden yang tingkat pengetahuan kurang. dari 16 responden dengan tingkat pengetahuan personal hygiene baik terdapat 10 (62,5%) responden yang tidak mengalami diare dan 6 (37,5%) responden yang mengalami diare, sedangkan dari 30 responden dengan pengetahuan personal hygiene kurang terdapat 6 (20,0%) responden yang tidak mengalami diare dan 24 (80,0%) responden yang mengalami diare. Hasil uji statistik pada tabel 2 x 2 dengan penilaian Pearson chi-squre test ditemukan ρ = 0,004 dan α = 0,05 dan tingkat kebermaknaan 0,05. ρ < α maka dinyatakan H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya bahwa ada Hubungan antara Pengetahuan personal Ibu Dengan kejadian diare ada balita di RS Bhayangkara Makassar
-
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN PERILAKU PERAWATAN RAMBUT PADA MAHASISWI STIK FAMIKA MAKASSAR
Vol 2 No 10 (2021)Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan konsep diri dengan perilaku perawatan rambut pada mahasiswi STIK FAMIKA Makassar.Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectinal. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswi tahap akademik dan profesi yang diambil dengan cara simple random sampling sebanyak 56 responden. Setelah melakukan penelitian, data kemudian diolah dengan menggunakan komputer program SPSS versi 17.00 dengan uji statistik Chi Square dengan yates correction.Berdasarkan hasil penelitian dari 56 responden yang memiliki konsep diri yang tinggi dan memiliki perilaku perawatan rambut yang baik sebanyak 52 (92,9%) responden, dan perilaku perawatan rambut yang kurang sebanyak 1 (1,8%) responden. Konsep diri yang rendah dengan perilaku perawatan rambut yang baik sebanyak 1 (1,8%) responden, dan perilaku perawatan rambut yang kurang sebanyak 2 (3,6%) responden. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-Square dengan yates correction di peroleh nilai X²hitung (12,460) > X²tabel (3,84), berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian ada hubungan konsep diri dengan perilaku perawatan rambut pada mahasiswi STIK FAMIKA Makassar.Disarankan kepada mahasiswi untuk senantiasa bisa menerima kondisi dan keadaan rambut yang dimiliki, dan berupaya untuk melakukan perawatan rambut agar memiliki rambut yang tetap sehat.
-
HUBUNGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN MALARIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPILI KAB. GOWA
Vol 1 No 08 (2020)Penyakit malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian. Untuk melakukan pencegahan malaria dengan baik, maka masyarakat diharapkan memiliki pengetahuan yang baik tentang malaria. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pengetahuan masyarakat dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Kampili Kab. Gowa. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 4-7 Juli 2017 dengan menggunakan lembar kuesioner. Sampel sebanyak 30 responden diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data diolah menggunakan komputer program SPSS versi 17.00 dengan uji statistic Chi Square dengan Fisher Exact. Berdasarkan hasil penelitian dari 30 responden diperoleh yang memiliki pengetahuan baik dan tidak pernah mengalami malaria atau gelaja malaria sebanyak 14 (46,7%) responden, dan pernah mengalami malaria atau gejala malaria sebanyak 7 (23,3%) responden. Sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang dan tidak pernah mengalami malaria atau gelaja malaria sebanyak 1 (3,37%) responden, dan pernah mengalami malaria atau gejala malaria sebanyak 8 (26,7%) responden. Hasil uji statistik menggunakan uji Chi-Square dengan Fisher Exact diperoleh nilai ρ = 0,014 < nilai α = 0,05, berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian ada hubungan pengetahuan masyarakat dengan kejadian malaria di wilayah kerja Puskesmas Kampili Kab. Gowa. Disarankan kepada Dinas Kesehatan Kab. Gowa dan terkhusus ke Puskesmas Kampili, agar mempertahankan atau lebih meningkatkan kegiatan promosi kesehatan kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya berbagai macam penyakit, dan kepada masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan dan konsultasi ke dokter apabila ada rencana untuk pergi ke daerah endemik malaria.